Home Politik Aktivis 98 Gelar Remnas di Monas, Jabar Kirim 10 Ribu Aktivis

Aktivis 98 Gelar Remnas di Monas, Jabar Kirim 10 Ribu Aktivis

SHARE
TURUN GUNUNG - Aktivis 98 turun gunung dengan harapan bisa menegaskan kembali cita-cita reformasi, sistem yang memberi kesetaraan dan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa di segala bidang dari Sabang sampai Merauke.

Balkot.Com, Bandung – Aktivis 98 Jawa Barat siap menghadiri rembuk nasional (Remnas) I Aktivis 98 yang akan diadakan di Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu, 7 Juli 2018. Tidak hanya itu, Jawa Barat juga siap mengusulkan 7 Juli sebagai hari Bhinneka Tunggal Ika.

“Jawa Barat siap memberangkatkan 10 Ribu aktivis ke Jakarta. Jumlah bus yang telah kita persiapkan sekitar 200 bus,” kata perwakilan aktivis 98 Jabar Rafael Situmorang, saat konprensi pers di Jl Jakarta No.20-22, Bandung, Selasa (26/6).

Dijelaskan Rafael, aktivis 98 turun gunung karena melihat kondisi demokrasi di negara ini kian tidak tentu terutama sejak maraknya aksi-aksi radikalisme, terorisme, intoleransi.

Itu itu, ujar Rafael aktivis 98 kembali berhimpun agar bisa menegaskan kembali cita-cita reformasi, sistem yang memberi kesetaraan dan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa di segala bidang dari Sabang sampai Merauke.

“Dari Mianggas hingga Rote tanpa membeda bedakan Sara,” katanya.

Dalam rembuk nasional nanti, kata Rafael aktivis 98 Jawa Baratakan mengusulkan agar moment remnas tersebut bisa dijadikan hari bersejarah.

“Kita akan mengusulkan 7 Juli sebagai hari Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.

Hari Bhinneka Tunggal Ika dijadikan diusulkan aktivis 98 sebagai hari nasional karena saat ini semangat kebhinnekaan tampaknya mulai karam, oleh karena itu semangat tersebut harus terus digelorakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Agar bisa diperingati sebagai prinsip negara yang menghormati keberagaman dan perbedaan dalam satu bingkai NKRI,” pungkasnya.

Rembuk Nasional Aktivis 98 itu sendiri diperkirakan akan dihadiri 50 ribu aktivis dari seluruh provinsi di Indonesia.

Panitia juga mengundang tokoh tokoh nasional mulai dari menteri hingga presiden, tokoh tokoh agama, anggota DPR, tokoh-tokoh masyarakat, artis artis dll. (Her)