Home Politik Jomblo Daftar Kandidat Calon Gubernur Jabar

Jomblo Daftar Kandidat Calon Gubernur Jabar

SHARE
Bakal Calon Gubernur Dalam Pilgub Jabar 2018, Daday Hudaya.

Balkot.com, Bandung – Daday Hudaya, bakal calon Gubernur Jawa Barat dari jalur independen mendaftarkan sebagai kandidat ke Kantor KPU Jabar seorang diri, Minggu (26/11), sore. Pasangannya, Eni Sumarni belum bisa hadir, masih melakukan perjalanan dinas ke luar kota.

“Pasangan saya masih tugas di luar kota. Masih, menjalankan tugas negara ke luar kota. Nanti insyaallah sebelum jam 00.00 kami bisa datang bersama-sama kesini (KPU). Untuk mendaftarkan diri menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Independen,” katanya.

Daday yang pernah dua periode duduk menjadi wakil rakyat di komisi III DPR RI dari partai demokrat, mengatakan mendaftar menjadi bakal calon orang nomor 1 di Jawa Barat lewat jalur independen agar bisa fokus bekerja.

“Saya ingin lebih mengabdi ke masyarakat, agar bisa memajukan Jawa Barat pada umumnya dan masyarakat pada khususnya,” katanya.

Daday mengatakan dia mendaftar jadi kandidat karena sudah berhasil mengumpulkan KTP dukungan, melebihi ketentuan yang ditetapkan KPU.

“Sudah saya kumpulkan sejak satu tahun lalu,” katanya.

KTP tersebut, tambah Daday berasal dari 17 Kota/Kabupaten dari 27 Kota/Kabupaten se Jawa Barat.

Ditanya modal finansial, Daday mengatakan ada, dan dana tersebut cukup. Bisa digunakan untuk melaju menjadi bakal calon Gubernur dalam Pilgub Jabar 2018.

“Kalau angka, nggak usah disebutlah. Yang pasti, dananya cukup untuk modal melaju menjadi kandidat gubernur,” katanya. Dana tersebut, tambah Daday berasal dari dana pribadinya.

Gonta Ganti Pasangan

Eni Sumarni adalah pasangan terakhir Daday di Bursa Pilgub Jabar 2018. Eni bersedia mendampingi Daday di detik-detik terakhir pendaftaran. “Itu makanya, dia tidak bisa hadir saat ini, karena dia sudah terlanjut buat komitmen untuk menghadiri kunjungan kerja ke daerah. Eni adalah anggota DPD RI dari Jawa Barat dengan jumlah pemilih lebih dari dua juta pemilih,” katanya.

Sebelum dengan Eni, Daday sudah terlebih dahulu berkomitmen dengan seorang notaris yang berdinas di Kabupaten Bandung Barat, namanya Cahyaningsih. Gagal, karena Cahyaningsih tidak mendapat restu dari suaminya.

Setelah itu, Daday bertemu dengan Valentino Dinsi, pengusaha dari jaringan alumni 212. Lagi-lagi pasangan ini gagal. Pada menit-menit terakhir Valentino mundur.

“Alhamdulillah. Akhirnya saya dipertemukan dengan Eni,” katanya.

“Saya yakin Eni akan tiba sebelum jam 00.00. Jadi pendaftaran kami menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur bisa diteruskan,” katanya.

Silon

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat mengatakan pendaftaran Daday belum bisa didaftarkan karena dia hadir seorang diri, tanpa mengajak serta pasangannya.

“Kita tunggu sampai detik-detik terakhir pendaftaran,” katanya.

Karena pasangannya belum ada maka B1KWK, B2KWK Daday belum bisa diterima.

“Nanti kita terimanya kalau dia sudah datang dengan pasangannya,” katanya.

Ditanya soal data sistem informasi pencalonan (Silon), Yayat Hidayat mengatakan, Daday sudah melakukan entri data dukungannya via silon. (Ris)