Home Nasional Presiden Jokowi: AMS Mempunyai Jiwa Patriotisme

Presiden Jokowi: AMS Mempunyai Jiwa Patriotisme

SHARE
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menghadiri acara puncak HUT Angkatan Muda Siliwangi (AMS) ke-51 di Gedung Merdeka, Jl Asia Afrika, Bandung, Kamis, (28/12).
Balkot.Com, Bandung – Acara puncak HUT Angkatan Muda Siliwangi (AMS) ke-51 dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis 28 Desember 2017.

Ketua umum AMS, Drs. Noeri Ispandji Firman dalam sambutannya mengatakan, Presiden Jokowi selalu membuat sejarah.

“Kami keluarga Besar AMS berterima kasih kepada Bapak Presiden atas kehadirannya ke acara puncak HUT ke-51 AMS. Selama 51 Tahun, baru kali ini ada Presiden yang mau menghadiri HUT AMS,” katanya.

“Tidak bisa dipungkiri, Presiden Jokowi merupakan Presiden pembuat sejarah. Salah satu contohnya, bensin di Papua bisa sama harganya dengan pulau Jawa, begitu pun kehadirannya ke HUT AMS, merupakan sejarah bagi AMS yang sudah melewati masa emas, baru dihadiri oleh Presiden,” katanya.

Dalam sambutannya, di hadapan anggota AMS, Jokowi memberikan sambutan khusus dan menyampaikan banyak hal mulai dari penanganan Sungai Citarum, Bandara Kertajati, Tol Bocimi dan yang lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengungkapkan kepercayaannya kepada anggota AMS yang memiliki jiwa patriotisme untuk mempertahankan tanah air.

“Saya percaya setiap anggota Angkatan Muda Siliwangi mengalir jiwa patriotisme untuk mempertahankan tanah air,” kata Jokowi.

Selanjutnya berbicara soal Sungai Citarum, Jokowi menyebutkan pada pertengahan Januari 2018 akan dimulai pembenahan total dari hulu sampai ke hilir. Selain itu akan dilakukan juga pembenahan anak-anak sungainya yang dialiri air limbah pabrik secara menyeluruh.

“Karena kita ingin sungai ini betul-betul bermanfaat baik bagi pertanian di Jawa Barat baik bagi air baku di Jakarta dan juga Jawa Barat sehingga betul-betul Sungai Citarum akan kembali pada sungai di mana zaman dahulu kala kala bersih. Kita nikmati untuk kehidupan sehari-hari terutama seluruh warga di Jawa Barat,” katanya.

Selain itu, soal Bandara Kertajati, Jokowi mengatakan akan segera diselesaikan pembangunannya supaya bisa mendorong mobilitas warga dan para wisatawan. Ia juga berharap Bandara Internasional Jawa Barat tersebut benar-benar bisa menggerakkan perekonomian.

“Yang ketiga berkaitan dengan tol bocimi Bogor Ciawi Sukabumi sudah sejak 1996 sudah ganti kepemilikan investor 4 kali. 3 tahun yang lalu saya lihat tidak ada perkembangan, dan kita harapkan nanti pada pertengahan 2019 sudah bisa diselesaikan. Dari Jakarta ke Bogor saya pernah mengalami sendiri kemacetan hingga 6 jam,” kata Presiden.

Kemudian terkait kereta api dari Jakarta ke Bogor, Jokowi menyebut sudah mulai double track Bogor-Sukabumi. Ia berharap Bogor – Sukabumi – Cianjur – Bandung dan semuanya tersambung dengan kereta api double track.

Terakhir soal Pilkada serentak gubernur dan walikota tahun depan, Jokowi tak menginginkan Pilkada dengan pilihan yang berbeda dan proses demokrasi yang berjalan memecahbelah persatuan bangsa.

“Saya ingin ingatkan kita ini saudara sebangsa dan setanah air. Silahkan pilih pemimpin yang paling baik yang terbaik. Setelah itu kita kembali bersatu menjadi saudara setanah air, jangan sampai karena perbedaan pilihan kita tidak saling sapa antar tetangga antara kampung atau bahkan antar teman,” kata Presiden. (Red)