Home Politik Rizal Ramli : Kalau yang Hoax Umat Islam Ditangkap

Rizal Ramli : Kalau yang Hoax Umat Islam Ditangkap

SHARE
Rizal Ramli usai diskusi dan dialog kebangsaan yang digelar pemuda muslimin indonesia di Jl RE Martadinata, Bandung, Sabtu (14/4).

Balkot.Com, Bandung – Pakar ekonomi senior Rizal Ramli mengatakan hukum sudah tidak lagi menjadi panglima di negeri ini, rasa ketidak-adilan itu menyakitkan umat Islam. Kalau yang hoax umat Islam ditangkap, kalau bukan Islam tidak diproses.

“Saat ini hukum tidak adil, hukum memilih-milih siapa yang jadi sasarannya, yang hoax siapa, yang kena siapa. Rasa ketidak-adilan itu, menyakitkan umat islam,” kata Rizal Ramli usai diskusi dan dialog kebangsaan yang digelar pemuda muslimin indonesia di Jl RE Martadinata, Bandung, Sabtu (14/4).

Menurut Rizal Ramli, hukum seharusnya adil, siapa aja yang bersalah, layak mendapatkan hukuman, bikin hoax, ngaco, teroris harus mendapatkan perlakuan yang sama.

“Kalau yang hoax orang Islam, ditangkap. Kalau enggak, enggak diproses, itu tidak adil,” katanya.

Hal yang sama, jelas Rizal Ramli, juga terjadi dalam hal kebijakan impor. Akibatnya pemerintah, seperti bukan bekerja buat rakyatnya, tetapi buat negara lain.

“Kebijakan impor juga sama, impor berlebih lebih, impor garam kelebihan 1,5 juta ton,” jelas Rizal Ramli.

Akibatnya petani garam se Jawa Timur, kehilangan pembeli, hal yang sama juga dialami petani tebu, petani beras.

Kondisi itu, terang membuat petani bertanya-tanya, pemerintah saat ini sebetulnya sedang bekerja untuk siapa, untuk petani Indonesia atau petani Thailand  dan Vietnam.

Petani patut bertanya seperti itu, sebab kalau benar pemerintah bekerja untuk rakyat Indonesia, tidak mungkin terjadi kecolongan sedemikian rupa.

“Impor garam berlebih 1,5 juta ton, impor gula berlebih 1,7 ton, dan sebagainya,” pungkas Rizal menyelidik. (Aris)