Home Hukum & Kriminal Setelah OTT Narkoba Putra Raja, Polri Cokok Anak dan Menantu Ratu Dangdut

Setelah OTT Narkoba Putra Raja, Polri Cokok Anak dan Menantu Ratu Dangdut

SHARE
ANAK MENANTU - Putri bungsu pedangdut Elvy Sukaesih yaitu Dhawiya Zaida diamankan aparat kepolisian bersama dengan empat orang lainnya seperti menantu Elvy Sukaesih, Chauri Gita yang tengah hamil enam bulan serta pacar Dhawiya, Muhammad. Mereka diamankan di rumahnya di Jalan Usaha, Cawang, Jakarta Timur.

Balkot.Com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali menangkap artis lantaran diduga menyalahgunakan narkoba. Kali ini giliran putri ratu dangdut Elvy Sukaesih, Dhawiyah Zaida, yang di operasi tangkap tangan (OTT) petugas. Selain itu, polisi juga membekuk tiga anggota keluarga Elvy lainnya, dan kekasih Dhawiyah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, pengungkapan bermula kala polisi mendapat informasi jika kekasih yang juga tunangan Dhawiyah, Muhammad, kerap bertransaksi narkoba di kawasan Cawang. Karenanya, penyelidikan dan pemantauan dilakukan petugas dari Unit IV Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

“Selanjutnya tim lakukan pemantauan dan melihat ciri-ciri dimaksud (Muhammad) dan dilakukan penangkapan,” ujar Argo, Sabtu (17/2)

Muhammad yang dibekuk di kediaman Elvy, di Jalan Usaha No.18 RT 01/05, Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, lalu dibawa ke salah satu kamar di rumah tersebut. Tujuannya untuk pengembangan.

Ketika dilakukan penggeledahan di lokasi itu, ditemukan sejumlah barang bukti sabu-sabu. Penggeledahan disaksikan kakak Dhawiyah, Ali Zaenal Abidin.

“Dibawa ke salah satu kamar untuk penggeledahan ditemukan sabu 0,38 gram di ban pinggang (sabuk) celana yang dimodifikasi,” kata Argo.

Tak berhenti sampai di situ, polisi lalu memeriksa Dhawiyah, Syehan dan Chauri Gita. Hasil penggeledahan, diketahui jika Dhawiyah bersama abang dan kakak iparnya itu tengah pesta sabu.

“Dilanjutkan penggeledahan ke kamar tersangka Dhawiyah, yang sedang bersama tersangka Syehan dan Chauri yang sedang menggunakan sabu bersama dan ditemukan barang bukti tersebut di atas,” jelas Argo.

Untuk tersangka Muhammad, selain sabu didapat barang bukti sedotan dan ponsel. Sementara dari Dhawiyah diamankan sabu 0,45 gram yang disimpan di dalam dompet, sabu 0,49 gram yang dikonsumsi bersama, dua alat hisap sabu, sembilan cangklong, empat selang plastik, sedotan, alumunium foil, plastik klip, timbangan dan lainnya. Dari tangan pasangan suami-istri Syehan dan Chauri, ditemukan satu alat hisap sabu, ponsel dan lainnya.

“Tersangka Syehan ini dalam kondisi stadium tiga sakit TBC, sementara Chauri tengah hamil enam bulan dan punya bayi,” tandas Argo.

Ridho Rhoma ditangkap bersama temannya berinisial S yang kedapatan menyimpan alat hisap dan dua pil psikotropika jenis dumolid.

Setahun sebelumnya, Ridho Rhoma diciduk Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di sebuah hotel di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Sabtu (25/3/2017). Dari tangan Ridho Rhoma, polisi ‎mengamankan barang bukti berupa 0,7 gram sabu beserta alat hisapnya.

Ridho Rhoma ditangkap bersama temannya berinisial S yang kedapatan menyimpan alat hisap dan dua pil psikotropika jenis dumolid. Ridho Rhoma mengaku sudah dua tahun terakhir mengonsumsi narkoba.(Ris)