Home Inspirasi Tahun Politik, Kinerja DPRD Jabar Tak Boleh Kendor

Tahun Politik, Kinerja DPRD Jabar Tak Boleh Kendor

SHARE
Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanandy

Balkot.Com, Bandung – Pilkada Serentak 2018 tengah bergulir, mungkinkah legislator bisa membagi waktu mereka antara tugas partai dan tugas sebagai wakil rakyat? Rapat Paripurna Saja Nggak Bisa 100 Persen.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanandy, yang tengah berada di ruang kerjanya mengungkapkan tips cara membagi waktu antara kerja dewan dan kerja partai.

“Ketidak hadiran anggota DPRD Jabar dalam rapat paripurna, itu tergantung pada diri para anggota dewan itu sendiri atas tanggungjawabnya sebagai anggota Dewan,” jawabnya, Kamis (15/2).

“Kan seluruh anggota dewan sudah digaji oleh negara melalui uang representasi kehadiran anggota dewan dan lainnya,” tambahnya.

Harapan Daddy, di tahun politik ini, seluruh anggota dewan di Jawa Barat tetap dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai anggota legislatif, walau tugas sebagai anggota partai sangat banyak.

“Pintar-pintar cari waktunya saja,” kata Daddy yang terhitung orang sibuk juga ditingkat partai, mengingat dia menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah ( Bappeda) DPD Partai Gerindra Jawa Barat.

Beruntung, anggota DPRD Jabar dari Partai Gerindra kata Daddy, semuanya masih bisa mengatur waktunya dengan baik, sehingga tugas partai jalan, tugas sebagai wakil rakyat tetap terlaksana dengan baik.

“Saat ini pak Ricky Kurniawan dan pak Sunatra, kedua-duanya juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bappeda DPD Partai Gerindra Jawa Barat juga ada di ruang kerja dewan,” ungkap Daddy.

Menurut Daddy, semua itu bisa terwujud karena anggota dewan tidak setiap hari mendampingi pasangan calon kepala daerah untuk turun ke lapangan.

Lebih lanjut Daddy mengatakan, dalam Tatib dan Kode Etik DPRD Jabar, cukup jelas bahwa 3 kali anggota DPRD Jabar tidak mengikuti rapat paripurna dapat dikenakan sanksi.

“Jadi saya juga heran kepada rekan-rekan sesamea anggota Dewan, yang jarang hadir untuk mengikuti rapat paripurna, padahal sidang Paripurna DPRD yang biasanya diselenggarakan pagi hingga siang hari. Kan sorenya bisa menjalankan tugas Partai,” tuturnya.

“Cara lainnya, agar tidak mengganggu tugas sebagai anggota Legislatif, kita dapat menjalankan tugas partai pada hari Sabtu dan Minggu terutama di daerah pemilihan,” imbuh Daddy. (Ris)